Surat rinduku untukmu


Dear Kasih ku

         Detik berganti Menit,  Menit berganti Jam, Jam berganti Hari, Hari berganti Minggu, Minggu berganti Bulan... dan begitu seterusnya...
Sudah berapa lama kita pisah..? tak tahu lah akupun tak menghitungnya, kini yang aku tahu hati ini tak dapat melupakan mu sudah ku coba menghilangkan mu dalam peraduan hati ini, tapi.....semakin kuat aku mencoba
dan semakin kuat juga Rinduku menggebu..
Kini aku pasrah"..! bukan berarti aku pasrah kepadamu", tapi.. aku pasrah pada Ilahi Robi Tuhanku pemilik hidup dan matiku biarlah ia yang mengaturku untuk jalani hidup sampai akhir hayatku.. mungkin ini yang terbaik dan mungkin ini teguran untukku karena rasa cintaku padamu sudah mulai melampaui batas rasa cintaku pada-Nya.
         Oh iya" kamu disana bagaimana kabarmu, semoga sehat selalu bersamamu dan bahagia selalu menyertaimu dan Allah memberkahi hari harimu do'a akupun Insya Allah tak akan lupa untukmu, aku sadar bahwa aku bukan manusia sempurna dimatamu dan tak salah keputusanmu untuk meninggalkan ku, janjiku tak akan ada dendam dihati ini karena kuingin semua yang terbaik untukmu, terbaik untuk kehidupanmu, tapi.. aku ingin meminta satu permintaan padamu,, hanya satu inginku jaga sehatmu..
         Jujur peristiwa hari itu masih sering terlintas dipikiranku, hari dimana berubahnya alur kisah kita, yang akupun tak habis mengerti tanpa adanya hujan angin dan pertengkaran namun kisah ini bisa terhenti, mungkin ini pilihanmu aku hormati itu.
dan'.. hari ini semua kenangan itu kembali lagi membuat rindu ini taktertahankan lagi.. hanyaa surat ini yang mewakiliku karena aku takan mampu untuk bicara atau bertatap muka langsung denganmu.
dengan tulisan ini aku berkata padamau maafkan aku karena telah gagal menjaga jalinan ini, selamat tinggal kasihku jaga dirimu dan kesehatanmu baik baik karena aku tak ada lagi disisimu.



                                                                                                                           Salam Rinduku