Sutradara Film Innocent Of Muslim Nakoula Basseley

Protes anti-AS akibat peredaran film yang dinilai melecehkan Islam (Foto: NY Daily News)
WASHINGTON - Penyelidik Federal Amerika Serikat (FBI) berhasil mengidentifikasi sutradara film Innocent of Muslim " yang memicu kemarahan warga Muslim di Timur Tengah. Sosok itu tidak lain adalah Nakoula Basseley Nakoula.

Menurut Associated Press, Jumat (14/9/2012) nama Nakoula Basseley Nakoula muncul setelah FBI menyimpulkan hasil penyelidikan yang mereka lakukan atas keberadaan film yang dinilai merendahkan Islam dan Nabi Muhammad. Peredaran film ini bahkan telah menyulut kemarahan di sejumlah negara seperti Mesir, Libya dan yang terbaru di Yaman.

Di Libya kemarahan sejumlah orang bahkan menimbulkan kedukaan mendalam bagi AS menyusul tewasnya Duta Besar AS untuk Libya Christopher Stevens dan tiga staf diplomat lainnya. Mereka tewas setelah sekelompok orang bersenjata menyerang gedung Konsulat AS di Benghazi.

Tidak dijelaskan apakah Nakoula yang berusia 55 tahun itu menjadi target penyelidikan dari kematian Dubes AS Chris Stevens dan tiga orang stafnya di Libya. Sementara Jaksa Agung Eric Holder memastikan, pihak Kementerian Kehakiman sudah membuka penyelidikan atas kematian Dubes Stevens di Benghazi, Libya.

Sementara mengenai Nakoula, pihak penyidik mengatakan dirinya memiliki hubungan dengan sosok Sam Bacile yang sebelumnya disebut Associated Press sebagai penulis dan sutradara film tersebut. Namun ternyata Sam Bacile adalah identitas palsu.

Dalam wawancaranya dengan Associated Press, Nakoula mengatakan bahwa ia merupakan warga Yahudi Israel. Namun otoritas Israel membantah hal tersebut dengan menegaskan mereka tidak memiliki data yang dapat membenarkan bahwa Nakoula adalah warga negara Israel.

Nakoula juga mengaku bahwa dirinyalah yang mempersiapkan semua kebutuhan logistik untuk persiapan produksi film tersebut. Namun ia membantah bahwa ia dan Bacile adalah sosok yang sama. Nakoula juga menolak kabar yang menyebutkan bahwa ia sutradara dari film kontroversial tersebut kendati pada saat yang bersamaan ia mengaku mengenal sosok Bacile.

Pengadilan federal kabarnya akan mendakwa Nakoula dengan pasal pidana tahun 2010 atas perbuatannya yang memalsukan banyak identitas. Beberapa identitas Nakoula lainnya adalah Nicola Bacily, Robert Bacily, Erwin Salameh dan sejumlah nama lainnya.

Associated Press berhasil menemukan Nakoula setelah mendapat nomor teleponnya dari Morris Sadek yang juga turut mempromosikan film tersebut di websitenya.(Okezone.com)